GABUNG GROUP FACEBOOK MBAHDROID

Doa Lengkap untuk Pengantin Baru Pernikahan Islami Sesuai Ajaran Rasulullah SAW

Kumpulan Doa untuk Pernikahan Pengantin Baru Islami – Pernikahan adalah momen sakral yang selalu ditunggu oleh seluruh manusia di atas muka bumi ini. Karena, itu pernikahan akan disiapkan sedemikian rupa. Dan juga akan ditunggu sampai kapanpun. Dalam Islam, pernikahan bukan cuma sebuah momen melepas masa lajang saja. Namun juga sebuah ibadah yang agung. Untuk itu, ada banyak hal yang harus dilakukan. Mulai dari memilih calon pasangan, menyiapkan acara yang sesuai dengan tuntunan nabi atau islam. Dan banyak hal. Bukan tanpa sebab, semua itu demi kebaikan yang akan dijalani. Bahkan kriteria pasangan yang dianjurkan oleh Islam juga sangat jelas. Mulai dari awal sampai akhir. Kata Rosulullah, seseorang dinikahi karena 4 perkara. Pertama Hartanya, kedua nasabnya, kemudian kecantikannya, dan keempat karena agama. Nah, nabi menekankan agar menikah karena agama. Ditegaskan oleh nabi, agama akan membawa dalam keselamatan. Karena dalam agama ada aturan dan pengertian.

Kalau mengulas soal itu, akan panjang lebar. Jadi, tidak usah diulas di sini. Nah, pernikahan dalam Islam adalah sebuah ibadah yang agung. Karena, dengannya akan menangkal perbuatan dosa, seperti Zina dan semua perkembangannya. Maka dari itu, Islam tidak ada pacaran. Sebab, kebanyakan pacaran hanya akan menjurus kepada Zina dan semua perbuatan dosa yang ada.  Bagi yang menghadiri pernikahan juga tidak sembarangan, selain acara pernikahan tidak boleh dicampur lelaki dan wanital, yang menghadiri pernikahan harus mendoakan. Bukan dengan mengucapkan selamat ala budaya Eropa atau budaya barat. Karena dengan doa, lebih bermakna dan lebih mengikuti tuntunan Islam. Coba bandikan antara doa dan ucapan selamat saja! tentus aja akan bermasalah.

Nah, Anda yang sedang ingin menghadiri undangan pernikahan, sebaiknya siapkan diri dengan doa. Hafalkan beberapa doa sekaligus. Kalau doa yang mahsyur sih ada. Hanya saja, kali ini kami akan coba rangkum beberapa doa sekaligus. Semoga bisa bermanfaat untuk kalian semua. Dan tentu saja, sekaligus membuka cakrawala mengenai Islam dan pernikahan. Pernikahan dalam Islam memang tidak kaku. Bahkan tidak kolot, sudah siap? mari kita masuk ke inti dalam ulasan artikel kali ini.

Sunnah Memukul Rebana dalam Pernikahan

Dalam pernikahan dianjurkan untuk melakukan beberapa hal. Misalnya:

  1. Memukul rebana. Dan ini hanya dibolehkan oleh kaum wanita
  2. Mengundang kaum miskin dalam walimah urus

Adapun tujuan dari memukul rebana adalah untuk mengumumkan bahwa, seseorang udah menikah. Maka, sunnah untuk memukul duf atau rebana. Dan ini hanya oleh dilakukan oleh kaum wanita saja. Maka, jangan sampai salah dengan memutar alquran. Sebab jelas beda. Adapund asar hukum darinya adalah hadis di bawah ini.

“Nabi  datang, lalu beliau masuk tatkala acara pernikahanku. Beliau duduk di atas ranjangku seperti duduknya engkau dariku. Maka beberapa anak perempuan kecil mulai memukul rebana sambil menyebut kebaikan orang-orang yang terbunuh dari orang-orang tuaku dalam Perang Badr. Salah seorang dari mereka ada yang berkata: ‘Di antara kami ada seorang Nabi, yang mengetahui apa yang terjadi esok hari.’ Maka Rasulullah n bersabda: ‘Tinggalkan ucapan ini, dan ucapkanlah apa yang tadi engkau katakan’.” (HR. Al-Bukhari, Kitab An-Nikah, Bab Dharbu Ad-Duf fin Nikah wal Walimah, no. 4852)

Dan juga hadis berikut

“Aku masuk ke tempat Quradzah bin Ka’b dan Abu Mas’ud Al-Anshari dalam acara pernikahan. Ternyata ada beberapa anak wanita kecil sedang bernyanyi. Maka aku bertanya: ‘Kalian berdua adalah sahabat Nabi n dan ikut dalam Perang Badr. Hal ini (nyanyian) dilakukan di dekat kalian?’ Maka ia menjawab: ‘Jika engkau mau, dengarkanlah bersama kami. Dan jika engkau mau, pergilah. Sesungguhnya telah dibolehkan bagi kami bersenang-senang ketika pernikahan.” (HR. An-Nasa`i no. 3383. Dihasankan Al-Albani dalam Shahih Sunan An-Nasa`i)

“Pembeda antara (hubungan) yang haram dan yang halal adalah menabuh rebana dan suara dalam pernikahan.(HR. Ahmad, 3/418, At-Tirmidzi no. 1088, An-Nasa`i no. 3369, Ibnu Majah no. 1896. Dihasankan Al-Albani dalam Al-Irwa`, 7/1994)

Baca Juga:

Doa Pernikahan Sesuai Sunnah

Sebenarnya banyak doa pengantin yang sumbernya dari hadis. Bahkan, sudah bisa ditemui dengan mudah di media sosial maupun di internet. Namun, sekarang posisi yang paling kuat mana sih? untuk mengerti Anda harus paham tentang ilmu sanad atau ilmu riwayat hadis. Tetapi, dari keterangan para ahli, ada satu yang paling kuat derajat hadisnya. Dan inilah dia.

“Barokallahu laka wabaraka ‘alaika wajama’a bainnakumma fi khair”

Artinya:

“Semoga Allah memberkahimu dan memberkahi pernikahanmu, serta semoga Allah mempersatukan kalian berdua dalam kebaikan” ( Diriwayatkan oleh Abu Dawud (no. 2130), at-Tirmidzi (no. 1091), Ahmad (II/381), Ibnu Majah (no. 1905), al-Hakim (II/183) dan al-Baihaqi (VII/148), dari Sahabat Abu Hurairah radhiyallaahu ‘anhu.)

Mengucapkan doa untuk pengantin sangat ditekankan, sebagaimana diwajibkan untuk datang ke undangan walimatul urus. Maka, sebaiknya seorang muslim hafal doa seperti ini. Mengingat doa ini kan sangat jarang dipakai. Namun diperlukan secara tiba-tiba. Beberapa doa di bawah ini, bisa Anda jadikan rujukan.

Nah, karena walimah adalah undangan. Bisa jadi Anda akan diundangn untuk makan, maka siapkan juga beberapa doa di bawah ini. Akan lebih baik dihapalkkan. Agar lebih bermakna dan bisa juga meninggikan derajat Anda. Mari kita simak doa diundang makan dalam islam dan lainnya.

Doa kesatu:

“Allahumagfirlahum, warhamhum bariklahum fiima rzaqtahum”

Artinya:

“Ya Allah, ampunilah mereka, sayangilah mereka dan berkahilah mereka pada apa-apa yang Engkau karuniakan kepada mereka” (HR. Ahmad).

Doa ke dua:

“Afthara ‘indakumush shoium, wa akalla tha’amukumull abrar, washalat ‘alaikumul malaikah”

Artinya:

“Telah berbuka di sisi kalian orang-orang yang berpuasa, dan telah menyantap makanan kalian orang-orang yang baik, dan para Malaikat telah mendo’akan kalian.”

Doa ketiga:

“Allahuma Ath’im. Man Ath’amni, washqii man saqani”

Artinya:

“Ya Allah, berikanlah makan kepada orang yang memberi makan kepadaku, dan berikanlah minum kepada orang yang memberi minum kepadaku”

Doa keempat:

“Allahuma bariklahum fiima raqqtahum, wagfirlahum warhamhum”

Artinya:

“Ya Allah, berkahilah apa-apa yang Engkau karuniakan kepada mereka, ampunilah mereka dan sayangilah mereka” (HR. Muslim).

Akhir Kata

Tidak akan sempurna amal ibadah jika tidak disertai dengan ilmu dan dasar hukum yang jelas. Maka, mengamalkan hadis nabi adalah hal yang terbaik dan bisa dilakukan dengan mudah. Kali ini, admin cukupkan dulu sampai di sini. Semoga bermanfaat untuk Anda semua. Sampai jumpa pagi pada kesempatan yang akan datang. Salam.

Doa Lengkap untuk Pengantin Baru Pernikahan Islami Sesuai Ajaran Rasulullah SAW | admin | 4.5